Tips Merawat Karpet Hiasan Rumah Ala Veronica!

By | November 11, 2017

Meski saya dan kebanyakan keluarga Veronica alergi debu dari karpet, tapi keberadaan karpet sangat saya sukai terutama untuk membuat sebuah ruangan menjadi lebih elegan. Karpet adalaha salah satu elemen dekorasi rumah yang umumnya dimiliki oleh setiap rumah. Karpet pun biasanya menjadi tempat favorit untuk bisa bermalas-malasan sambil menonton tv, atau sebagai tempat anak bermain. Lama kelamaan, karpet yang semula bersih pun akan menjadi kotor.

carpet hiasan rumah

Anda bisa melihat karpet tersebut tidak sebersih dulu, dan tentu saja menjadi tidak nyaman untuk dipakai. Bila sudah begini, membersihkan karpet menjadi satu-satunya pilihan yang harus dilakukan. Kebanyakan orang membersihkan karpet dengan cara cuci karpet rumah biasa, yaitu dengan cara mengisap debunya dan menghilangkan noda yang menempel di karpet dengan bantuan pembersih karpet. Padahal, tidak semua jenis karpet cocok menggunakan pembersih karpet biasa, contohnya saja karpet bulu.

Bila Anda memiliki karpet bulu, perlu diketahui bahwa karpet bulu memerlukan pembersih khusus karpet bulu untuk menghilangkan noda di atasnya. Anda bisa menggunakan pembersih karpet biasa, dengan catatan pembersih tersebut bisa digunakan pada bahan-bahan sensitif.

Ikutilah petunjuk perawatan karpet bulu Anda. Selain menggunakan cairan pembersih, Anda juga bisa menggunakan pembersih dengan bahan air hangat yang dicampur dengan sedikit cuka dan deterjen. Anda bisa menggunakan sedikit campuran ini agar tidak merusak karpet bulu. Cara membersihkan tersebut juga bisa diterapkan pada permadani.

Tips bersih bersih karpet ala keluarga Veronica 🙂

Bila Anda ingin membersihkan permadani atau karpet bulu secara daily, Anda bisa menggunakan penghisap debu dengan ujung sikat yang memiliki ujung sikat tidak terlalu kasar. Lakukan tips membersihkan permadani dan karpet bulu di rumah.

  • Bersihkan bagian belakang karpet dengan menggunakan mesin penghisap debu.
  • Setelah itu, sedot debu pada sisi sebaliknya. Hindari rumbai-rumbai pada tepian karpet agar tidak tersedot dan merusak karpet.
  • Rumbah pinggiran karpet bisa dibersihkan dengan cara mengibas-ngibaskannya pada tangan Anda.
  • Gunakan sikat untuk mengangkat rambut dan debu yang masih tertinggal.

Tidak semua permadani dan karpet bulu bisa dicuci dengan menggunakan mesin cuci. Sebelum melakukannya, periksalah label petunjuk perawatan yang ada pada karpet. Perlu Anda ketahui bahwa cara mencuci karpet tergantung pada kekuatan rajutan dan bahannya.

Untuk permadani jenis anyam atau tenun biasanya bisa dicuci memakai mesin cuci karena rajutannya tergolong kuat. Untuk memperkecil resiko rusak saat dicuci, Anda bisa membungkus permadani dengan kantong katun baru dicuci dengan mesin cuci.

Untuk membersihkan karpet dengan bahan yang lebih sensitif, Anda harus lebih berhati-hati. Terutama dalam memilih pembersih dan cara penanganannya. Memang cara penanganannya akan memakan waktu. Anda bisa menyerahkan pekerjaan ini kepada profesional agar hasilnya lebih maksimal. Untuk perawatan sehari-hari karpet berbahan sensitif, Anda bisa melakukan hal-hal berikut ini:

  • Kibas permadani atau karpet bulu di luar rumah agar kotorannya bisa jatuh.
  • Lalu letakan selembar kain tipis yang berserat renggang diatas permadani. Setelah itu gunakan mesin penyedot debu. Debu akan tetap tersedot melaui celah-celah serat kain tanpa merusak bulu-bulu karpet.
  • Apabila ada noda yang tampak jelas, gunakanlah oembersih sederhana yang sebelumnya telah disebutkan, yaitu campuran air hangat dengan cuka dan deterjen.
  • Anda bisa menaburi bedak bayi untuk menghilangkan bau tidak sedap yang ada di dalam karpet. Diamkan selama semala, lalu sedot sisa-sisa bedak dengan menggunakan vacuum cleaner.

Takaran waktu yang tepat untuk membersihkan karpet Anda adalah seminggu sekali. Apalagi bila karpet tersebut sering digunakan di rumah. Anda bisa menggunakan mesin penyedot debu. Apabila ada noda yang baru muncul, langsung bersihkan. Bila didiamkan, noda akan sulit untuk dihilangkan. Anda bisa menggunakan jasa profesional untuk membersihkan karpet Anda setidaknya setiap 6 bulan sekali.

Setelah berjalan beberapa waktu, Anda mungkin menemukan noda-noda pada karpet Anda. Ada beberapa trik yang bsia Anda gunakan untuk membersihkan noda tersebut, diantaranya:

  1. Jangan menggosok noda. Menggosok noda hanya akan menyebabkan perusakan serat dan juga bis amenyebarkan noda ke area yang lebih besar. Untuk membersihkan noda, Anda bisa membasahi noda dengan larutan pembersih lalu menggunakan kain bersih atau spon dengan cara menekankan kain dan spon tersebut ke noda yang telah diberi karutan pembersih. Ingat, jangan digosok.
  2. Gunakan krim cukur untuk menghilangkan noda. Anda bisa mengoleskan krim cukup di atas noda lalu mendiamkannya selama 3o menit, lau tekan dengan kain atau handuk. Setelah itu, semprot area kotor tersebut dengan larutan cuka yang dicampur dengan air hangat, dan keringkan kembali dengan kain atau handuk.
  3. Apabila ada noda minyak pad akarpet Anda, bersihkan dengan menggunakan sabun perncuci piring. Gunakan setetes atau dua tetes deterjen pencucui piring dalam secangkir air, masukan ke dalam botol, lalu seprotkan pada noda minyak tersebut. Setalah itu, keringkan dengan kain atau handuk dengan cara ditekan.
  4. Terkadang ada saja kecerobohan yang menyebabkan karpet kotor, seperti misalnya terkena tetesan lilin. Untuk membersihkannya, Anda bisa meletakkan kain putih di atasnya, lalu setrika kain tersebut. Setelah lilin di atas karpet menjadi hangat, gunakan pisau mentega untuk mengangkat lilin dari karpet. Harus diperhatikan, jangan menggunakan setrika dengan durasi yang lama atau lebih dari 30 detik, karena beresiko membakar karpet.
  5. Bagi Anda yang mempunyai anak kecil, mungkin pernah mengalami buah hati Anda muntah dan mengotori karpet. Tentu saja baunya akan sangat tercium. Anda bisa membersihkan muntah tersebut terlebih dahulu. Lalu, untuk membersihkannya sisanya, Anda bisa memanfaatkan baking soda. Caranya dengan cara menaburkan baking soda ke daerah yang terkena noda lalu tepuk dengan handuk kertas. Biarkan baking soda menyerap sisa noda tersebut. Baking soda juga bisa menghilangkan bau yang menempel di karpet. Setelah selesai, Anda bisa menyedot karpet untuk menghilangkan sisa baking soda dan juga sisa noda yang tertinggal.

Baca: Papan tulis jadi hiasan.

Itulah beberapa tips untuk merawat karpet di rumah Anda. Semoga bermanfaat dan bisa membantu meringankan pekerjaan bersih-bersih Anda!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *