Cara Menghemat Gaji bagi yang sudah Berkeluarga

By | Oktober 28, 2017

Jumlah gaji yang kita terima akan berpengaruh terhadap cara pengelolaan yang tepat agar kita bisa tetap mengatur kondisi keuangan dan mencegah agar tidak sampai defisit. Mengatur keuangan sangat diperlukan apalagi jika pemasukan kita termasuk pemasukan yang tetap.

perhitungan hemat gaji

Kebutuhan hidup akan selalu naik turun. Bagi Anda yang mempunyai gaji bulanan yang terbilang kecil, mungkin Anda sering merasakan kesulitan menyimpan uang untuk beberapa hal seperti dana darurat, biaya kuliah, dana pensiun, membeli kendaraan, dan lainnya.

Bahkan mungkin Anda pun sering mengalami sebelum masuknya gaji yang baru, uang gaji Anda sudah habis duluan. Untuk menghindari kejadian seperti yang disebutkan di atas, Anda bisa mengelola keuangan Anda. Bagi Anda yang masih merasa bingung bagaimana cara yang tepat untuk mengelola keuangan Anda.

Rencanakan Belanja Bulanan Dengan Matang

Pemborosan bisa terjadi ketika kita cenderung menggunakan uang untuk mengikuti keinginan kita. Hal tersebut sering terjadi ketika kita sedang berbelanja. Seringkali ketika kita sedang berbelanja, kita sering kalap karena termakan rayuan diskon atau potongan harga. Padahal, apa yang kita beli dengan menuruti keinginan kita tersebut belum tentu adalah apa yang kita butuhkan.

Bagi Anda yang memiliki penghasilan bulanan yang kecil, membuat anggaran atau rencana bulana secara tertulis bisa menjadi solusi. Anggaran ini bisa menjadi guideline Anda apabila Anda ingin membelanjakan uang Anda. Aturannya adalah, jangan menggunakan uang melebihi dengan apa yang telah And aanggarkan untuk suatu kebutuhan tertentu. Membuat anggaran bulanan ini akan meminimalisisr resiko menghabiskan uang untuk sesuatu yang tidak perlu.

Anda bisa membagi anggaran kebutuhan Anda menjadi 2 pilihan yaitu kebutuhan primer dan kebutuhan tersier. Kebutuhan primer akan mencakup hal-hal seperti biaya makan, transportasi, tagihan listrik, air, cicilan rumah , atau cicilan lainnya. Untuk kebutuhan tersier, misalnya anggaran untuk berbelanja baju, liburan atau nongkrong dengan teman-teman. Biasakanlah untuk mengikuti aturan anggaran keuangan yang sudah dibuat agar hasilnya bisa lebih terasa.

Evaluasi Biaya Rumah Anda

Cicilan KPR bisa menjadi salah satu cicilan yang membuat Anda kesulitan dalam mengatur keuangan keluarga Anda. Kenapa? Karena biasanya cicilan tersebut sudah otomatis memotong gaji bulanan Anda. Agar Anda tidak terlalu kelabakan dengan besaran cicilan KPR Anda, maka pilihlah cicilan KPR yang tidak akan memakan lebih dari 25% gaji Anda. Anda bisa mencari ciclan KPR yang menawarkan ciclan terkecil. Atau, apabila Anda belum memiliki rumah, maka carilah kontrakan yang murah.

Kontrol Kartu Kredit

Seringkali karena kita memiliki kartu kredit, kita malah menjadi lebih boros karena berbelanja dengan menggunakan kartu kredit memang mudah dan cepat. Jangan sampai penggunaan kartu kredit Anda malah membuat Anda terjebak dalam utang jangka panjang. Padahal, bila digunakan dengan cerdas, Anda bisa memanfaatkan kartu kredit dalam mengelola keuangan Anda.

Caranya, gunakanlah promo yang diberikan untuk membeli barang yang dibutuhkan. Perlu diingat, bahwa Anda juga harus membayar bunga dan biaya administrasi selain total biaya dari apa yang Anda belanjakan bila menggunakan kartu kredit. Jadi, jika Anda tidak bisa mengatur kartu kredit, lebih baik hindari kepemilikan kartu kredit tersebut. Jangan sampai Anda harus menghadapi konsekuensi keuangan karena Anda terlalu boros dalam menggunakan kartu kredit tersebut.

Membeli Barang Layak Pakai

Di zaman sekarang, membeli barang secondhand bukan lagi hal yang memalukan. Terlebih, akrena memang banyak orang yang ternyata boros dan berbelanja barang-barang yang pada akhirnya tidak digunakan. Pemilik barang-barnag ini biasanya akan menjual kembali barang mereka dengan harga yang tentu saja lebih murah.

Tidak membeli barang tersebut dari tokonya langsung bukan berarti membuat barang tersebut tidak memiliki kualitas yang sama dengan yang dijual disana bukan? Anda bisa menghemat anggaran belanja Anda dengan membeli barang-barang yang masih layak pakai. Misalnya saja elektronik bekas, furnitur bekas, atau mungkin kendaraan bekas. Beberapa toko online menawarkan barang bekas yang jarang dipakai tersebut. Pilihan yang cukup cerdas bukan?

Kurangi Makan Di Luar Rumah

Mungkin sesekali makan di restoran memang bukan masalah, namun apabila Anda memiliki gaji pas-pasan kemudian memiliki kebiasaan sering makan di luar akan memberatkan keuangan Anda. Tentu saja makan di luar akan banyak menghabiskan uang Anda, karena harga makanan yang ditawarkan akan jauh lebih tinggi daripada harga asli makanan tersebut karena Anda harus membayar pajak pula di dalamnya.

Jadi, untuk Anda yang mempunyai penghasilan pas-pasan, gantilah kebiasaan makan di luar tersebut dengan kebiasaan makan di rumah dengan keluarga Anda. Karena selain dapat menghemat pengeluaran Anda, kegiatan tersebut juga dapat mempererat kedekatan Anda dengan keluarga.

Cari Tahu Kemana Uang Anda Habis

Anda bisa membukukan pengeluaran Anda. Dengan mencatat setiap pengeluaran Anda, Anda pun bisa memantau kemana uang Anda perginya dan bisa mengevaluasi apakah ada pengeluaran yang dirasa tidak tepat. Dengan begitu Anda bisa lebih mudah mengatir keuangan Anda untuk mencapai tujuan keuangan Anda, misalnya untuk melunasi cicilan.

Buatlah Kesepakatan Tentang Pengeluaran Keluarga

Apabila Anda telah menikah, menghabiskan uang tidak bisa dilakukan seperti saat Anda masih lajang. Anda harus berdiskusi dengan pasangan Anda dan mengetahui kebiasaan masing-masing untuk mengautr keuangan Anda. Bila Anda atau pasangan Anda dinilai boros, Anda bisa mengatur batas pengeluaran orang tersebut dalam satu bulannya. Atau, Anda bisa membuat tujuan tentang seberapa besar uang yang harus disimpan atau ditabung per bulannya.

Atur Prioritas Pembelian

Anda bisa mendiskusikan dengan pasangan Anda, kebutuhan apa yang akan menjadi prioritas dalam keluarga Anda. Misalnya untuk umroh, atau biaya sekolah anak, atau cicilan-cicilan yang sedang atau akan Anda miliki. Dengan adanya daftar prioritas tersebut maka mau tidak mau Anda dan pasangan harus bisa mendahulukan hal-hal tersebut daripada pengeluaran yang lain.

Itulah tips-tips berhemat yang bisa Anda gunakan dalam mengelola keuangan Anda. Ingat, jangan sampai kita hidup ibarat peribahasa Besar Pasak Daripada Tiang. Semoga berhasil.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *